Tampilkan postingan dengan label TMD02. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TMD02. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 April 2013

Menampilakan Deret Bilangan Dengan Fungsi Do...While dan For


 Menampilakan Deret Bilangan Dengan Fungsi Do...While


Dalam buku SCHAUM’S OUTLINE OF THEORY AND PROBLEMS OF PROGRAMMING WITH C Second Edition Problems 6.45 hlaman164 dituliskan :


"Write a loop that will calculate the sum of every third integer, beginning with i=2 (icy calculate the sum 2 + 5 +8 + 11 + - ) for all values of ithat are less than 100. Write the loop three different ways.
(a) Using a while statement.

(6) Using a do - while statement.

(c) Using a f o r statement."

berdasarkan pernyataan di atas, maka kita dapat menampilkan deret bilangan dari 2 +3 + 8 + ...+ n . tetapi kurang dari seratus, kemudian dijumlahkan
pada program dibawah bagaian (a) #include <stdio.h> #include <stdlib.h> merupakan header, diamana pada masing-masing header tersebut terdapat kumpulan fungsi-fungsi seperti printf, while, system(“pause”),return(0) dan sebagainya. Int i= 2 adalah pendeklarasian bahwa I adalah integer dengan nilai samadengan 2 dan sum samadengan null (0).while fungsi looping (i<100) adalah sebagai batas atas dari bilangan yang akan dicetak. Saat sum=sum+1 dieksekusi, maka proses yang trjadi adalah sum=0+2=2, kemudian printf("%d\n",i) dieksekusi sehingga akan keluar juga nilai 2. Tetapi nilai 2 ini merupakan nilai variable awal yang telah didekklarasikan sebelumnya pada int i=2.kemudian nilai 2 tersebut akan ditambahkan dengan nilai 3 melalui persamaan i+=3 dan akan terus berulang sampai mendapatkan nilai maksimum yaitu <100=nilai yang paling dekat dengan 100. Setelah itu baru printf("%d",sum); akan dieksekusi unutk mengeluarkan nilai penjumlahan 2+5+8+11+14+17+20+. . .+98=1650

(a)

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
int main()
{
       int i=2,sum=0;
       while(i<100)
              {
                     sum=sum+i;
                     printf("%d\n",i);
                     i+=3;        
              }
       printf("%d",sum);
       system("pause");
       return(0);
}

CLICK TO VIEW THE VIDEO TUTORIAL



Perbedaan dari program diatas adalah adnya do. jadi pada saat do mulai dieksekusi maka ada perintah untuk menjalankan atau eksekusi sum=sum+i, maka proses yang trjadi adalah sum=0+2=2, kemudian printf("%d\n",i) dieksekusi sehingga akan keluar juga nilai 2. Tetapi nilai 2 ini merupakan nilai variable awal yang telah didekklarasikan sebelumnya pada int i=2.kemudian nilai 2 tersebut akan ditambahkan dengan nilai 3 melalui persamaan i+=3 dan akan terus berulang sampai mendapatkan nilai maksimum yaitu <100=nilai yang paling dekat dengan 100 Setelah itu baru printf("%d",sum); akan dieksekusi unutk mengeluarkan nilai penjumlahan 2+5+8+11+14+17+20+. . .+98=1650

(b)

   /*Control Flow dengan Do */

#include <stdio.h>

#include <stdlib.h>


int main()
{
       int i=2,sum=0;
       do
              {
                     sum=sum+i; /*sum = 0+2+5+8...*/           
                     printf("%d\n",i); /*2,5,8...*/
                     i+=3; /*i=i+3 == 2+3=5 ==5+3=8.. */
                          
              } while (i<100); /* suatu batas nilai, dimana nilai yang
                                  keluar adalah nilai max yg mendekati 100 dgn catatan
                           nilai sebelumnya merupakan nilai dengan interval 3*/

       printf("%d",sum);
       system("pause");
       return(0);
}


(C)

Ini juga pada bagian (c) sama seperti diatas, tetapi perbedaanya seolah-olah telah ditentukan terlebih dahulu bahwa i=2 , berarti mulai dari 2 dengan batas atas i<100, berarti 100 dan dengan penjumlahan i=i+3= i+3 untuk nantinya hasil dikeluarkan. Proses loopnig akan terus terjadi jika penghitungan belum mencapai nilai <100 (nilai paling mendekati dari 100)

/*control flow dengan for*/
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>

int main()

{
       int i,sum=0;

       for (i=2;i<100;i=i+3)
       {     
       sum=sum+i;
              printf("%d\n",i);
       }
              printf("%d\n",sum); 
                          
       system("pause");
       return(0);
}



CLICK TO VIEW THE VIDEO TUTORIAL

Senin, 08 April 2013

Konversi Bilngan Basis Dengan Pemograman Bahasa C



Konversi Bilngan Basis

bilangan basis terdiri dari
basis 2 = biner = 0,1
basis 8 = octal = 0,1,2,3,4,5,6,7
basis 10 = desimal = 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9
basis 16 = hexadesimal = 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F
bilangan basis digunakan untuk sistem mikroprocessor
http://kuliahfreddy.files.wordpress.com/2013/01/sistem-bilangan.pdf

dibawah ini adalah source code konversi bilangan basis dengan mengunakan bahasa C

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>


int main(void)
{
int a;

FILE *file;
file =  fopen("hasil konversi.txt","w");
printf("(A) masukan bilangan hexa =");
scanf_s("%x",&a);
         printf("hasil konversi hexa ke desimal=%i\n\n",a);

printf("(B) masukan bilangan desimal =");
         scanf_s("%i",&a);
printf("hasil konversi desimal ke hexa =%x\n\n",a);

printf("(C) masukan bilangan hexa =");
scanf_s("%x",&a);
printf("hasil konversi hexa ke octal = %o\n\n",a);

printf("(D) masukan bilangan octal =");
scanf_s("%o",&a);
printf("hasil konversi octal ke hexa = %x\n\n",a);

printf("(E) masukan bilangan desimal =");
scanf_s("%i",&a);
printf("hasil konversi desimal ke octal = %o\n\n",a);

printf("(F) masukan bilangan octal =");
scanf_s("%o",&a);
printf("hasil konversi octal ke desimal = %i\n\n",a);

        fprintf(file,"A hasil konversi hexa ke desimal  = %i\n",a);
fprintf(file,"B hasil konversi desimal ke hexa = %x\n",a);
fprintf(file,"C hasil konversi hexa ke octal = %o,\n",a);
fprintf(file,"D hasil konversi octal ke hexa = %x\n",a);
fprintf(file,"E hasil konversi desimal ke octal = %o\n",a);
fprintf(file,"F hasil konversi octal ke desimal = %i\n",a);
system ("pause");
}


  #include <stdio.h> dan  #include <stdlib.h> merupakan bagian header. Header merupakan kumpulan dari fungsi-fungsi yang nantinya akan dipakai. stdio.h yaitu standar input output. Pada syntax dibawahnya terdapat perintah seperti printf yang berfungsi untuk mencetak karakter (input), scanf untuk membaca karakter yang diinputkan kemudian printf juga digunakan untuk mencetak karakter sebagai output. Begitu juga dengan stdlib.h merupakan standar library. Dan salah satu standar library yang dipakai pada coding diatas adalah system (“pause”) yang digunakan untuk menahan atau mem-pause tampilan CMD agar tidak langsung tertutup kembali sebelum urutan program selesai saat di-run tertutup.
int a; merupakan pendefinisian tipe data untuk variabel a yaitu tipe data integer.


FILE merupakan fungsi untuk mendefinisikan variable file. Dimana variable file tersebut akan disimpan dalam suatu file dengan nama nilai.txt. karena variable maka file bisa diganti  seperti contoh dibawah :

  #include <stdio.h>
  #include <stdlib.h>   

int main(void)

{                   
        tipe data variabe;
     FILE *note;
     note =  fopen(“nama file.txt”,”w”);
                                       
                 perintah

                 perintah

     fprintf(note,”….”
         system("pause");
}

Fprintf adalah perintah untuk mencetak hasil yang nantinya akan diisikan pada file nama nilai.txt
Konversikcarakter yang digunakan adalah
  • %o adalah konversi karakter untuk data octal
  • %x adalah konversi karakter untuk data hexa 
  • %i adalah konversi data untuk tipe data decimal integer